Skip to main content
I think, woman’s logic are easy to understand.
First, it may seems so hard to understand what her true feelings are.
But the point is: she just wants to be with you.
She would sacrifice anything to hold the seconds that you spent together a little longer.
She’s just so in love with you,
that she misses you really bad but at the same time doesn’t want to bother you.
She wants to understand you though she know it hurts,
to go back and being left alone.

What she does is based on you--what you might think about it
Will it bother you? Will it annoy you? Will it turn you bored to death?
But the feeling is still hers, so it’s clearly a contrary for what she feels and what she does,
She has no idea about what is she doing towards you, that unfortunately turns you so f...very confused
But believe me, she just doesn’t want to bother you nevertheless of how hurt she is

Is the logic still hard to understand?
Still, the point is: She just wants to be with you. Period.

Faradilla F. Al-Fath
on the way to adolescence

Comments

Nadya Eka Putri said…
Oh yes, this is exactly what I feel. And just so you know, after every boy out there read this, they still can't figure out what woman wants. They just DON'T really wanna know :'')

Popular posts from this blog

Iseng-Iseng Niat: Perjalanan Menjadi Seorang Fulbrighter (Bagian 1/3)

Sebelum memulai utas (thread) ini mungkin ada baiknya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama (kalau di gunung) saya Janis, saya alumna Fakultas Ekonomika dan Bisnis - Universitas Gadjah Mada jurusan Manajemen. Saya lulus tahun 2015 dan saat ini bekerja di satu institusi pemerintah pusat. Omong-omong saya orang Cancer, kalau memang mau tahu banget... kiri: teman penulis; kanan: penulis. Mohon diabaikan saja Blog ini sebetulnya sudah lama saya buat, kurang lebih tahun 2004 dan waktu itu saya masih kelas 7 SMP. Setelah menulis berbagai entri yang tidak bertema dan kebanyakan hanya cuap-cuap sekenanya saja (itu pun jarang), tahun ini setelah menerima pengumuman bahwa saya "resmi" menjadi principle candidate untuk beasiswa Fulbright, saya memutuskan untuk kembali menulis di blog ini dan mendedikasikannya untuk para pencari beasiswa S2 di Amerika Serikat khususnya melalui beasiswa Fulbright. Kasih selamat boleh dong... Nama Fulbright sendiri sebetulnya adalah nama dari ...
Lo tau ga? Ada sesuatu yang mengganggu gue. Mmm ga bisa dibilang mengganggu juga sih, ya lucu aja sama cara anak-anakmojokin gue dan ngomentarin lo, i felt so awkward yeah, but I know they were only joking and making fun of me, they've never caught me with any guy before, I don't care yeah dengan komentar miring itu, tapi karena itu, Ada dua hal yang gue sadari: 1. Komentar yg persis sama gue lontarkan dulu tentang lo, saat gue ga tau lo. Intinya sih mereka bilang yeah lo kinda sok, "too cool for school", "dingin", yeah dan sebagainya. Anak cowo malah... Wahahaha gitu lah. Lalu hal yang kedua: Sekarang pandangan jadul gue udah sangat berubah, gue sangat bersyukur bisa kenal orang seperti lo, dengan segala dinginnya, atau(whatever) "too cool for school"-nya, apalah. I know that you're distinctly different. Dengan segala "dingin" lo, apapun itu, lo bukan cowo yang dengan mudah bilang sayang sama cewe lalu ninggalin, sok care padahal seb...